Filsafat Ketuhanan
Penulis : Krismanuel Pasamboan (Foto Istimewa) AKADEMOS - Berpikir secara rasinolal tetang konsep Ketuhanan sejak semula merupakan obsesi tertinggi filsafat. Setikda-tidaknya sampai kurun waktu 200 tahun yang lalu mengapai Tuhan dengan pikiran menjadi hasrat tertinggi filsafat. Seluruh Filsafat india berkisar pada suatu pertanyaan penting tentang apa yang sebenarnya menjadi dasar dari segala sesuatu. Filsafat Yunani, sekitar 2500 tahun yang lalu semua mendobrak keagamaan tradisional bersama dewa-dewinya dengan bertanya tentang hakekat dunia. Seiring perkembangan penghayatan pada konsep Ketuhanan, kepercayaan yang semua didominasi pada kepercayaan pada dewa-dewi atau Tuhan yang berjumlah banyak, atau dikenal dengan politeisme –dari kata Poly yang berarti banyak dan theos yang berarti Tuhan— muncul pula satu penghayatan yang sangat khas dan cukup belainan, suatu tradisi yang meyakini sebuah peristiwa unik sebagai dasarnya : Allah, Yahweh memanggil nenek moyang merek...